hiloera.com – Kalau sedang liburan ke Yogyakarta, rasanya kurang lengkap kalau belum mencicipi bakpia Jogja. Camilan berbentuk bulat pipih dengan kulit lembut dan isian manis ini sudah lama dikenal sebagai salah satu ikon oleh-oleh khas Yogyakarta. Sekarang, pilihan rasanya pun semakin beragam, mulai dari kacang hijau klasik hingga cokelat, keju, durian, dan matcha.
Menariknya, bakpia ternyata punya cerita panjang di balik kepopulerannya. Makanan yang sekarang begitu identik dengan Jogja ini merupakan hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. Jadi, selain enak untuk dijadikan buah tangan, bakpia juga menyimpan cerita tentang perjalanan kuliner Yogyakarta.
Sejarah Bakpia Jogja

Meskipun sekarang dikenal sebagai makanan khas Yogyakarta, bakpia sebenarnya memiliki akar dari kuliner Tionghoa. Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta mencatat bahwa resep bakpia dibawa oleh perantau Tionghoa bernama Kwik Sun Kwok pada era 1940-an. Ia kemudian mengembangkan usaha bakpia di kawasan Suryowijayan, Yogyakarta.
Seiring berjalannya waktu, resep dan bentuk bakpia mengalami penyesuaian dengan selera masyarakat setempat. Bakpia yang awalnya menggunakan bahan dan isian yang berbeda kemudian berkembang menjadi kudapan dengan isian kacang hijau yang lebih dikenal masyarakat Yogyakarta saat ini.
Perjalanan tersebut menjadi contoh akulturasi budaya yang menarik. Kuliner yang berasal dari pengaruh Tionghoa dapat beradaptasi dengan budaya lokal hingga akhirnya menjadi bagian dari identitas Yogyakarta. Bahkan, bakpia telah ditetapkan sebagai salah satu karya budaya dari Kota Yogyakarta pada 2016.
Kenapa Bakpia Identik dengan Jogja?
Popularitas bakpia semakin berkembang ketika produksi mulai banyak dilakukan di kawasan Pathuk. Salah satu nama yang kemudian terkenal adalah Bakpia Pathuk. Dinas Pariwisata DIY mencatat bahwa Bakpia Pathok 25 telah berdiri sejak 1979 dan menjadi salah satu produsen bakpia yang dikenal luas.
Kawasan Pathuk kemudian dikenal sebagai salah satu sentra bakpia di Yogyakarta. Dari sinilah nama bakpia semakin melekat dengan oleh-oleh khas Jogja.
Bagi wisatawan, membeli bakpia setelah berlibur seolah sudah menjadi bagian dari tradisi. Bentuknya praktis, mudah dibawa, dan tersedia dalam banyak pilihan rasa. Tidak heran jika makanan ini sering masuk dalam daftar oleh-oleh yang dicari ketika wisatawan berkunjung ke Yogyakarta.
Rasa Bakpia yang Bisa Dicoba

Kalau dulu bakpia lebih identik dengan isian kacang hijau, sekarang pilihannya sudah jauh lebih beragam. Perkembangan selera konsumen membuat produsen menghadirkan berbagai varian rasa.
Beberapa rasa yang umum ditemukan antara lain:
- Kacang hijau
- Cokelat
- Keju
- Durian
- Matcha
- Kacang merah
- Varian rasa kekinian lainnya
Bakpia dengan isian kacang hijau biasanya menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba rasa klasik. Sementara itu, varian cokelat, keju, atau matcha bisa menjadi alternatif bagi yang ingin mencoba sesuatu yang lebih modern.
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta juga menyebutkan bahwa variasi rasa bakpia kini semakin berkembang, tetapi karakter bakpia sebagai salah satu ikon oleh-oleh Jogja tetap dipertahankan.
Bakpia Tradisional dan Bakpia Kekinian
Perkembangan bakpia tidak membuat versi tradisionalnya kehilangan peminat. Justru, keduanya dapat berjalan berdampingan.
Bakpia tradisional biasanya memiliki karakter kulit dan isian yang lebih sederhana. Rasa kacang hijau yang legit menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Sementara itu, bakpia kekinian hadir dengan inovasi rasa dan bentuk. Salah satu contohnya adalah bakpia kukus yang memiliki tekstur berbeda dari bakpia panggang pada umumnya.
Perbedaan tersebut membuat wisatawan memiliki lebih banyak pilihan. Kalau penasaran, kamu bisa mencoba versi klasik terlebih dahulu, kemudian membandingkannya dengan varian modern.
Tekstur Bakpia yang Menjadi Daya Tarik
Salah satu hal yang membuat bakpia disukai adalah perpaduan teksturnya. Bagian luar memiliki lapisan kulit yang khas, sementara bagian dalam berisi adonan dengan rasa manis dan lembut.
Setiap produsen bisa memiliki karakter yang berbeda. Ada bakpia yang kulitnya lebih tipis, ada pula yang memiliki lapisan lebih tebal. Begitu juga dengan isiannya yang bisa dibuat lebih padat atau lebih lembut.
Karena itu, pengalaman mencoba bakpia Jogja dari tempat berbeda bisa terasa cukup menarik. Meskipun sama-sama disebut bakpia, setiap produsen bisa memiliki ciri khas tersendiri.
Bakpia Cocok untuk Oleh-Oleh
Salah satu alasan bakpia begitu populer sebagai buah tangan adalah bentuknya yang praktis. Biasanya bakpia dikemas dalam kotak sehingga lebih mudah dibawa ketika perjalanan pulang.
Kamu bisa membelinya untuk keluarga di rumah, teman, rekan kerja, atau sekadar menyimpannya sebagai camilan setelah kembali dari liburan.
Namun, sebelum membeli dalam jumlah banyak, perhatikan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan. Hal ini penting terutama jika kamu masih harus melakukan perjalanan cukup jauh.
Tempat Mencari Bakpia di Jogja
Kalau sedang berada di Yogyakarta dan ingin berburu bakpia, pilihannya cukup banyak. Salah satu kawasan yang terkenal adalah Pathuk.
Kamu juga bisa menemukan berbagai toko bakpia di sekitar pusat kota dan kawasan wisata. Misalnya, Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya berada di kawasan Ngampilan, Yogyakarta. Ada pula Bakpia Kukus Tugu Jogja Malioboro yang berada di kawasan Malioboro.
Bagi wisatawan yang berada di sekitar Jalan Laksda Adisucipto, ada beberapa pilihan toko bakpia seperti Bakpia Kencana Adisucipto. Sementara itu, kawasan Glagahsari juga memiliki Bakpia Kurnia Sari.
Pilihan tersebut tentu bukan satu-satunya. Banyak produsen dan toko oleh-oleh lain yang tersebar di berbagai kawasan Yogyakarta.
Tips Memilih Bakpia untuk Oleh-Oleh
Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal sederhana yang bisa diperhatikan sebelum membeli.
Pertama, tentukan rasa yang ingin dibeli. Kalau membawa oleh-oleh untuk banyak orang, memilih beberapa varian rasa bisa menjadi pilihan supaya lebih menarik.
Kedua, perhatikan kemasan dan tanggal kedaluwarsa. Pilih produk dengan kemasan yang masih baik dan sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
Ketiga, pertimbangkan jarak perjalanan. Kalau masih akan berada di Jogja selama beberapa hari sebelum pulang, kamu bisa membeli bakpia mendekati waktu keberangkatan agar produk tetap dalam kondisi baik.
Terakhir, jangan ragu mencoba rasa yang berbeda. Bakpia klasik memang menarik, tetapi varian kekinian juga bisa menjadi pengalaman baru selama liburan.
Bakpia Bukan Sekadar Camilan
Hal menarik dari bakpia Jogja adalah cerita di baliknya. Makanan ini menunjukkan bagaimana sebuah kuliner dapat berkembang melalui interaksi berbagai budaya.
Bakpia mengalami perjalanan panjang hingga akhirnya dikenal luas sebagai salah satu identitas kuliner Yogyakarta. Perubahan resep, perkembangan sentra produksi, dan inovasi rasa membuat makanan ini tetap relevan sampai sekarang.
Karena itu, ketika membeli bakpia sebagai oleh-oleh, sebenarnya kamu tidak hanya membawa pulang makanan. Ada cerita tentang Yogyakarta, perjalanan budaya, dan perkembangan kuliner yang ikut menyertainya.
Liburan ke Jogja, Jangan Lupa Berburu Bakpia
Yogyakarta memang punya banyak pilihan kuliner dan destinasi wisata. Mulai dari kawasan Malioboro, tempat-tempat bersejarah, hingga berbagai destinasi alam di sekitar Jogja. Setelah puas jalan-jalan, berburu oleh-oleh bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sebelum kembali pulang.
Bakpia Jogja bisa menjadi salah satu pilihan yang praktis untuk dibawa pulang. Mau rasa klasik atau kekinian, semuanya bisa disesuaikan dengan selera.
Kalau sedang merencanakan perjalanan ke Jogja, jangan hanya memasukkan tempat wisata ke dalam itinerary. Sisihkan juga waktu untuk mencicipi kuliner khas dan mencari oleh-oleh yang bisa dibawa pulang.
Mau Jalan-Jalan ke Jogja?
Kalau kamu ingin menjelajahi Jogja sekaligus mencari kuliner dan oleh-oleh khas seperti bakpia, perjalanan tentu akan lebih seru kalau direncanakan dengan baik. Kamu bisa menyesuaikan tujuan wisata, waktu perjalanan, dan tempat yang ingin dikunjungi agar liburan terasa lebih nyaman.
Hubungi tim Hi, Loera melalui WhatsApp untuk jadwalkan kunjungan dan jelajahi Jogja.
Mulai dari wisata budaya, kuliner khas, sampai destinasi menarik di sekitar Yogyakarta, kamu bisa konsultasikan rencana perjalanan terlebih dahulu bersama tim Hi, Loera. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menentukan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan dan waktu liburanmu.
Yuk, siapkan perjalananmu dan nikmati pengalaman menjelajahi Jogja dengan lebih seru bersama Hi, Loera!

Recent Comments